Showing posts with label Tugas Etika Profesi. Show all posts
Showing posts with label Tugas Etika Profesi. Show all posts

Wednesday, January 5, 2011

etika profesi akuntansi

Berikanlah contoh tindakan dari situasi benturan atau konflik kepentingan antara pegawai dan perusahaan, minimal 4 dari 8 kategori situasi yang ada!

1. Segala hubungan bisnis atas nama perusahaan dengan personal yang masih ada hubungan keluarga (family), atau dengan perusahaan yang dikontrol oleh personal tersebut.
cth :
seorang manajer misalnya, menerima keponakannya atau siapa saja yang masih keluarga, untuk bekerja di perusahaannya, walaupun kemampuan keluarga tersebut tidak memenuhi.

2. Segala kepentingan pribadi yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan.
cth : dinas keluar kota atau keluar negeri, namun dimanfaatkan untuk tamasya bersama keluarga.

3.Segala penerimaann dari keuntungan, dari seseorang?organisasi?pihak ketiga yang berhubungan dengan perusahaan
cth : Seorang karyawan yang pekerjaannya berkaitan dengan keuangan terkait dengan keuntungan perusahaan memanipulasi data sedemikian rupa untuk menyatut keuntungan tersebut atau biasa disebut dengan korupsi.

4. Segala aktivitas yang terkait dengan insider trading atas perusahaan yang telah go public, yang merugikan pihak lain.
cth : Sebuah perusahaan yang telah go public menjual sahamnya ke pemegang saham lama sebesar 2000lbr , namun perusahaan tersebut melaporkan penjualan sebanyak 5000lbr, sehingga kegiatan perusahaan tersebut merugikan pemegang saham yang lainnya.

5.
Segala posisi dimana karyawan & pimpinan perusahaan mempunyai pengaruh atau kontrol terhadap evaluasi hasil pekerjaan atau kompensasi dari personal yang masih ada hubungan keluarga .
cth : seorang pemimpin perusahaan yang menilai tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, karena ada hubungan saudara antara pemimpin dan karyawan tersebut.

Wednesday, December 29, 2010

tugas 2

1. Sebutkan beberapa contoh penerapan moral dalam dunia bisnis, minimal 3!

  1. Moral Bisnis itu membutuhkan keuntungan. Bisnis yang bermoral adalah bisnis yang dikelola dengan baik, memiliki sistem kendali internal dan bertumbuh. Moral adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang bermoral.

  2. Moral Bisnis itu berdasarkan nilai. Perusahaan yang bermoral harus merumuskan standar nilai secara tertulis. Rumusan ini bersifat spesifik, tetapi berlaku secara umum. Moral menyangkut norma, nilai dan harapan yang ideal. Meski begitu, perumusannya harus jelas dan dapat dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari.

  3. Moral Bisnis itu diterapkan secara internal dan eksternal. Bisnis yang beretika memperlakukan setiap konsumen dan karyawannya dengan bermartabat dan adil. Moral juga diterapkan di dalam ruang rapat direksi, ruang negosiasi, di dalam menepati janji, dalam memenuhi kewajiban terhadap karyawan, buruh, pemasok, pemodal dll. Singkatnya, ruang lingkup Moral bisnis itu universal.

2. Sebutkan contoh dari hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menciptakan etika bisnis, minimal 3!

  1. Pengembangan tanggung jawab social : Pelaku bisnis dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk uang dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi.
    Contoh : Pelaku bisnis harus tanggung jawab terhadap masalah yang timbul dalam bisnis dibidang social.

  2. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”, contohnya: Seorang Pengusaha tidak boleh menebang hutan atau membuang limbah pabik ke laut demi kepentingan perusahaan.
    Mampu menyatakan yang benar itu
    Ø benar. Contohnya: Seorang pelaku bisnis jangan melakukan kongkalingkong dengan data yang salah.Seorang pelaku bisnis harus jujur.

  3. Pengendalian Diri Artinya pelaku-pelaku bisnis dan pihak yang terkait mampu mengendalikan diri mereka masing masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun.contoh: Para pegawai hendaknya menahan diri agar tidak menerima imbalan yang tidak seharusnya ia dapatkan dari pekerjaannya.

3. Jelaskan dan berikan contoh dari 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh sebuah profesi!
  1. Kredibilitas adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Contoh: Seorang karyawan dalam menjalankan tugasnya harus dapat dipercaya oleh atasanya, jika dia dipercaya oleh atasanya maka jabatan dia akan dinaikkan.

  2. Profesionalisme adalah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional.contohnya: Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan melalui berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan bahasa, sikap tubuh badan, sikap hidup harian, hubungan dengan individu lainnya.

  3. Kualitas Jasa : Adanya keyakinan bahwa semua pelayanan yang diberikan pelaku sebuah profesi memenuhi standar kinerja yang tinggi. Contoh :dalam melakukan suatu usaha atau bisnis dapat menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas baik, agar konsumen tertarik dan terus menggunakan barang atau jasa yang kita bisniskan.
  4. Kepercayaan : Pemakai jasa harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika professional yang melandasi pemberian jasa. Contoh : dalam menjalankan profesi harus memiliki kepercayaan kepada semua orang.